Tuesday, November 4, 2008

Penyu VS Ayam

Penyu adalah golongan reptil yg amat lambat ketika berada di darat. Sedangkan ayam adalah golongan unggas. Jelas ayam lebih cepat dari penyu,tapi coba lihat dari sudut pandang lain.

Penyu,ketika bertelur sebelumnya dia akan berenang jauh dari sarangnya hanya untuk mencari tempat yg terbaik untk bertelur. Kemudian sesampainya di pantai,dengan segenap kemampuannya dia akan berusaha untuk berjalan beberapa meter dari pantai. Lalu dengan 'kaki'nya dia akan menggali sebuah lubang yg cukup dalam,baru kemudian bertelur. Setelah itu kemudian dia mengubur telur2nya.
Berbeda dengan ayam yang ketika akan bertelur akan terus berkotek2 sepanjang hari. Kemudian mencari tempat yg nyaman untuk bertelur.

Jelas sekali perbedaan keduanya. Pertama, ayam lebih banyak bicara dari pada penyu. Kedua, telur yang dihasilkan penyu jauh lebih banyak dari ayam. Ketiga, jika selama proses bertelur ada gangguan,penyu tidak akan ngambek. Berbeda dengan ayam yang akan ngambek jika proses bertelurnya terganggu.

Analoginya dengan judul bulbo ini adalah jadilah orang yg tidak banyak bicara tapi banyak menghasilkan. Jangan seperti ayam yg banyak bicara tapi hasil telurnya sedikit. Dan seorang bermentalitas ayam selalu lebih suka ngambek. Banyak bicara,sedikit hasil. Hanya mau bertahan di area kenyamanannya ,mudah ngambek... Pernah berada dekat orang seperti ini? Sungguh sangat menyebalkan! Suka mengkritik,selalu protes tanpa mau banyak bekerja. Hanya bisa protes dan protes, jika ada yg mengganggunya mudah sekali ngambek...
Jauh lebih baik penyu yg sedikit bicara,banyak menghasilkan telur,tidak mudah ngambek.

Pilihlah pilihan yang terbaik untuk dirimu!

Saturday, September 20, 2008

Nyamuk tak pernah puas

Beberapa hari ini saya beristirahat dengan ditemani segerombolan nyamuk. Entah dari mana datangnya, meskipun sudah menggunakan obat anti nyamuk,tetapi mahluk2 penghisap darah itu seolah tidak ada habisnya... Seperti pepatah yg berkata 'mati satu tumbuh seribu' meskipun kata seribu seperti terlalu dibesar2kan dalam jumlah nyamuk yg datang. Tapi memang mereka seperti tidak ada habisnya.

Menyebalkan memang,ketika sedang tertidur lelap,tiba2 tangan atau kaki kita terasa gatal. Biasanya secara refleks kita akan langsung menggaruk bagian yang gatal tersebut. Tapi ketika nyamuk tersebut berhasil melarikan diri,kita akan makin kesal dan gatal.

Entah mengapa jika saya belum membunuh nyamuk yg menghisap darah saya,bekasnya masih akan terasa gatal. Lain halnya jika nyamuknya sudah mati... Maka bekasnya tidak akan berasa gatal.

Tapi saya akhirnya punya cara untuk membunuh nyamuk2 yg menggangu dengan tangan saya sendiri. Yang saya lakukan ialah membiarkan nyamuk tersebut menghisap darah saya dan membuat kantung darah mereka penuh. Pada saat demikianlah kemampuan dan kecepatan manuver mereka berkurang drastis. Nah pada saat itulah saya menghantam mereka dengan tangan saya... Hasilnya... Seprei yang penuh dengan bercak2 darah dari nyamuk2 yg mati. Hehehe... Ternyata bukan hanya manusia yang tidak pernah puas,tapi nyamuk juga tidak pernah puas. Karena mereka tetap akan kembali untuk menghisap darah meskipun terkadang kantung darah mereka sudah penuh...

Friday, September 19, 2008

TGIF

Thank God It's Friday atau Thanks God It's Friday... tapi pokoknya maksud dari farase itu adalah ungkapan syukur karena sekarang sudah hari Jumat.

Ada apa dengan hari Jumat? Hari Jumat berarti besok sabtu dan itu berarti weekend... baidewei apa yah kata atau frase yg tepat dalam bahasa Indonesia yang berarti 'weekend'? 'akhir minggu' kah ? atau?

Minggu lalu Tante saya dari Belanda telepon dan di akhir pembicaraan dia berkata ' selamat weekend yah, eh di sana apa sebutnya? kalo kita biasa bilang weekend' saya berpikir sejenak dan berkata 'sama, disini juga bilangnya weekend.' setelah pembicaraan itu saya tetap memikirkan apa bahasa indonesia yg tepat untuk menyebut weekend yah?

Seringkali kita meng-Indonesia-kan bahasa asing sehingga perbendaharaan kata kita dalam bahasa Indonesia berkurang... apakah ini karena kemajuan jaman? orang lebih biasa menyebut handphone, bukan ponsel atau telepon seluler. bagaimana dengan nyetting dari kata setting. apa kata dalam bahasa Indonesianya yang tepat? yang tinggal di JAKARTA pasti pernah membaca "Awas Jalur Busway" bagaimana arti kalimat itu sebenarnya? bukankah lebih tepat "Awas Jalur Bis Transjakarta" ? akhirnya berujung pada salah kaprah masyarakat menyebut bis transjakarta dengan sebutan busway (jalur bis).

AB: "udah pernah naik busway blom?"
CD: "belom!"
AB: "Gw udah pernah dong."

apakah dampak dari kemampuan berbahasa Inggris bisa membuat kita maju? Jepang maju tapi tetap menggunakan bahasa katakana dan hiragana mereka... RRT tetap bisa maju dengan tetap menggunakan huruf kanji mereka. Bagaimana Indonesia yang dimana2 makin banyak istilah asing yang digunakan tapi kok sepertinya bangsa ini tidak makin maju yah? bahkan Malaysia yg begitu dibenci sebagian besar rakyat negara ini bisa maju dengan bahasa Inggris yg di Malaysia-kan.

so apakah ini masalah buadaya dan mental bangsa ini atau masalah bahasa? atau semuanya itu sebuah komplikasi?

dan apa hubungannya dengan TGIF?
TGIF hanyalah sebuah ungkapan yang saya ucapkan ketika mulai meng-update blog ini. bahwa saya akan segera menikmati weekend , eh salah. Akhir minggu saya...

Monday, August 4, 2008

Aris is The Indonesian Idol 2008

Sabtu lalu tanggal 2 Agustus 2008 Aris akhirnya terpilih sebagai Indonesian Idol 2008.
Saya memang tidak mengikuti Indonesian Idol tahun ini karena menurut saya dari segi kontestan yg dipilih oleh para juri memiliki kualitas yang jauh menurun jika dibandingkan dengan Idol pertama, kedua...Kemudian berkembangnya isu SARA di Idol (bukan di management, tapi di pendukung), membuat saya menjadi semakin jengah untuk mengikuti Acara ini. Voting untuk orang yg berkekurangan menjadikan acara ini seperti sebuah panti sosial (ini saya dengar dari tanggapan beberapa orang mengenai acara tersebut).

Saya memang bukan pendukung Aris, tapi dari apa yang telah dicapai oleh Aris, ada satu harapan saya. Paling tidak kemenangan Aris bisa menjadi inspirasi bagi banyak pemuda generasi ini untuk tidak berhenti berjuang menggapai mimpi.

Sekitar dua atau tiga tahun lalu, beberapa kali saya bertemu Aris di KRL ketika akan pergi ke Kota dan entah kemana. saya bertamu Aris dan teman2 mengamen dengan penuh semangat menyanyikan beberapa lagu.

Sukses untuk Aris, dan jangan menyerah pemuda Indonesia...