Beberapa hari ini saya beristirahat dengan ditemani segerombolan nyamuk. Entah dari mana datangnya, meskipun sudah menggunakan obat anti nyamuk,tetapi mahluk2 penghisap darah itu seolah tidak ada habisnya... Seperti pepatah yg berkata 'mati satu tumbuh seribu' meskipun kata seribu seperti terlalu dibesar2kan dalam jumlah nyamuk yg datang. Tapi memang mereka seperti tidak ada habisnya.
Menyebalkan memang,ketika sedang tertidur lelap,tiba2 tangan atau kaki kita terasa gatal. Biasanya secara refleks kita akan langsung menggaruk bagian yang gatal tersebut. Tapi ketika nyamuk tersebut berhasil melarikan diri,kita akan makin kesal dan gatal.
Entah mengapa jika saya belum membunuh nyamuk yg menghisap darah saya,bekasnya masih akan terasa gatal. Lain halnya jika nyamuknya sudah mati... Maka bekasnya tidak akan berasa gatal.
Tapi saya akhirnya punya cara untuk membunuh nyamuk2 yg menggangu dengan tangan saya sendiri. Yang saya lakukan ialah membiarkan nyamuk tersebut menghisap darah saya dan membuat kantung darah mereka penuh. Pada saat demikianlah kemampuan dan kecepatan manuver mereka berkurang drastis. Nah pada saat itulah saya menghantam mereka dengan tangan saya... Hasilnya... Seprei yang penuh dengan bercak2 darah dari nyamuk2 yg mati. Hehehe... Ternyata bukan hanya manusia yang tidak pernah puas,tapi nyamuk juga tidak pernah puas. Karena mereka tetap akan kembali untuk menghisap darah meskipun terkadang kantung darah mereka sudah penuh...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment